Macam-Macam Jenis Hewan dan Penggolongannya

Berbagai jenis hewan dan klasifikasi hewan – Ada sekitar satu juta spesies hewan dengan struktur dan bentuk tubuh yang sangat berbeda.
sumber : materibelajar.co.id

Hewan menempati hampir semua ekosistem di bumi, tetapi sebagian besar spesies hewan hidup di air. Hewan-hewan diklasifikasikan lebih lanjut sesuai dengan kriteria tertentu. Untuk lebih jelasnya, kita akan membahas jenis bahan hewan dan klasifikasi hewan di bawah ini.

Hewan adalah organisme eukariotik (mereka memiliki membran sel), organisme multiseluler (mereka memiliki banyak sel), mereka tidak memiliki dinding sel, mereka tidak memiliki klorofil sehingga dapat hidup sebagai organisme heterotrofik dan mereka dapat menggerakkan tubuh untuk mencari makanan atau mempertahankan diri dari pemangsa atau pemangsa.

Ada sekitar satu juta spesies hewan dengan struktur dan bentuk tubuh yang sangat berbeda. Hewan menempati hampir semua ekosistem di bumi, tetapi sebagian besar spesies hewan hidup di air.

Macam-Macam Jenis Hewan dan Penggolongannya

Hewan-hewan diklasifikasikan lebih lanjut sesuai dengan kriteria tertentu. Berikut ini adalah klasifikasi hewan berdasarkan habitat mereka, cara mereka bereproduksi, penutup tubuh mereka, makanan mereka dan gerakan mreka, seperti untuk penjelasan berikut:

A. Jenis-jenis hewan berbasis habitat

Klasifikasi hewan berdasarkan tempat tinggalnya dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

Hewan yang hidup di bumi
Hewan yang hidup di darat atau hidup di darat umumnya disebut hewan darat. Contoh hewan darat meliputi: kuda, sapi, kambing, harimau, singa, kucing dan sejenisnya.

Hewan yang hidup di air
Hewan yang hidup di air atau berada di air umumnya disebut hewan akuatik. Contoh-contoh hewan akuatik meliputi: ikan, udang, cumi-cumi, paus, lumba-lumba, gurita dan sejenisnya.

Hewan yang hidup di air dan darat (amfibi)
Selain hidup di darat dan di air, ada juga hewan yang hidup di darat dan di air. Hewan ini disebut amfibi. Contoh amfibi adalah salamander dan katak. Katak memulai hidup mereka di air. Sebagai orang dewasa, katak berubah. Karena itu katak dewasa hidup di darat dan di air.

B. Berbagai jenis hewan Berdasarkan cara mereka bereproduksi

Klasifikasi hewan berdasarkan pembibitan dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu di Ovivar (pemijahan), Vivivar (melahirkan / melahirkan) dan Ovovivivar (bertelur dan melahirkan).

Hewan Oviparous (pemijahan)
Hewan Ovipar adalah hewan yang bereproduksi dengan bertelur. Embrio yang telah terbentuk akan berubah menjadi individu baru (anak-anak) di luar tubuh orangtua, yang berkembang di dalam telur sebelum membuka diri menjadi individu baru.

Hewan Ovipar, ada dua jenis proses pemupukan, yaitu pemupukan internal dan pemupukan eksternal. Pembuahan internal adalah proses pembuahan sel telur oleh sperma yang terjadi di tubuh ibu seorang wanita, seperti ayam (unggas, termasuk burung) dan kura-kura (reptil). Sedangkan pembuahan eksternal adalah proses pembuahan yang terjadi di luar tubuh ibu-wanita, misalnya: ikan dan katak.

Contoh-contoh hewan ovipar adalah burung, kura-kura, kadal, kura-kura, bebek dan ikan.

Hewan vivipar (pengiriman / pengiriman)
Hewan yang diklasifikasikan sebagai Vivipar adalah hewan yang bereproduksi dengan melahirkan atau melahirkan. Embrio yang telah terbentuk akan tumbuh menjadi individu baru di dalam rahim sampai mereka siap untuk dilahirkan.

Hewan vivipar termasuk dalam kelompok mamalia atau mamalia seperti lumba-lumba, harimau, sapi, harimau, gajah, kucing, kerbau dan kambing.

Hewan ovovivipar (mereka bertelur dan melahirkan / melahirkan).
Hewan-hewan yang termasuk dalam ovovivipar adalah hewan yang proses pembuahannya terjadi di dalam tubuh induknya. Di mana hasil pembuahan kemudian membentuk sel telur dan masih dalam rahim induk. Dan setelah janin mulai atau sepenuhnya terbentuk, sel telur siap dikeluarkan dari tubuh induk betina.

Telur kemudian menetas segera ketika keluar dari tubuh ibu. Contoh hewan ovoviviparous adalah hiu, berbagai jenis kadal dan berbagai jenis ular dan sejenisnya.

C. Berbagai jenis hewan berdasarkan penutup tubuh

Berikut ini adalah jenis hewan berdasarkan lapisan atau pelindung tubuhnya:

Hewan dari rambut
Rambut hewan bertindak sebagai pelindung bagi kulit mereka. Hewan yang memiliki rambut tebal, seperti kucing, kelinci, beruang, dan anjing. Hewan dengan rambut tipis, seperti sapi, kerbau dan tikus.

Hewan berbulu
Contoh hewan berbulu termasuk bebek, angsa, burung, dan ayam. Bulu bebek tidak menjadi basah bahkan jika bebek berenang di dalam air, karena memiliki lapisan minyak. Bulu juga membantu hewan terbang.